Karena Eh karena…

January 2, 2009 · Posted in Celoteh, SEO · 37 Comments 

2008 sudah berlalu, 2009 menyambut dengan hangat, hangat dengan berita dunia tentang perang, bom, kecelakaan bahkan berita bursa transfer cristiano ronaldo yang bakal di lamar real Madrid.

Lain dunia lain Indonesia, Beritanya itu-itu mulu, dewi persik lagi dewi persik lagi, kalu bukan dewi persik ya saiful jamil. Bosaaannn… Kenapa sih infotainment seperti kurang kerjaan, sekali kali gosipin aku dong lagi di lamar Aura kasih atau AYu anjani Mauuu…….

Ngomongin Gosip jadi inget gosip temen saya yang kemaren memperawani pacarnya di malam tahun baru, katanya pacarnya yang cewek ABG itu sampai nangis-nangis, entah menyesal atau karena sakit di perawanin, masih agak-agak kabur gosipnya yang jelas dia di perawanin di malam tahun baru, Bukan di malam pertama kasian si cewek yang masih ABG itu, di gagahi sama pacarnya yang anak band indie itu… kasihan…kasihan dan kasihan.. Kenapa bukan saya yang memperawani malam tahun baru gak cuman di hiasi kembang api, tapi dihiasi juga dengan raibnya kembang perawan di kota ini.

Mengapa sekarang banyak gadis begitu mudah melepas keperawanan nya? Karena eh karena laki-laki tak lagi mempermasalahkan keperawanan. Nah lo salah siapa? Kenapa laki-laki tidak lagi mempermasalahkan keperawanan? Karena eh karena yang tidak mempermasalahkan itu sudah pernah dapet perawan. Lah trus kalo cowok yang belum pernah dapet perawan apa mempermasalahkan keperawanan itu? MMMhh… saya kurang mengerti juga, karena eh karena judi itu haram kata bang haji rhoma irama

Udah dulu ah… karena eh karena saya udah ngantuuukkk……

Ciri-ciri cewek Perawan

October 16, 2008 · Posted in Celoteh, SEO · 93 Comments 

2 hari lalu ada email dari teman yang jauh berada disebrang sana. Dia mengabarkan bahwa 3 bulan lagi akan segera menikah dengan pujaan hatinya, tapi dia mulai bimbang, karena setelah acara lamaran oleh keluarganya , sanga pacar baru mengakui kalo sudah tidak lagi perawan. Kebingungan dan kebimbangan serta keraguan akan pasangannya terus menghantui teman saya ini, siapa yang telah merenggut keperawanan sang calon istri?, apakah dalam keadaan sadar atau tidak,dan.. atau… dan atau,, dan pertanyaan beragampun muncul, tentang mengapa pacarnya bisa dengan mudah melakukan hubungan seks sebelum nikah

Dalam lanjutan emailnya dia mengungkapkan juga, ada keinginan membatalkan pernikahan, tapi rasa cinta yang telah lama ada dan sangat dalam pada wanita itu, membuat luluh keinginannya membatalkan pernikahan, tapi dia masih tak bisa terima sang pacar ternyata sudah tak perawan lagi. Padahal dia sangat mencintainya, andai dia perawan, sangat sempurna lah wanita yang ku dapatkan. itu kalimat Menutup email yang dia kirim ke saya.

Saya hanya bisa bengong memandang, dan saya memahami benar apa yang di rasakan kawan saya itu, maklum dia adalah orang yang anti dengan seks pra nikah, dan tergolong alim dalam memegang prinsip-prinsip agama. Emailnya lalu saya abaikan, karena saya merasa gak mampu memberikan solusi. Apa yang harus di lakukan

3 hari setelah email pertama masuk, dia kirim email lagi, Bertanya “Apa dan bagaimana mengetahui cewek itu perawan atau tidak perawan? Apa yang harus saya lakukan menghadapi masalah ini?”

Mendapat email yang kedua saya sudah merasa seperti Dokter spesialis perawan mendapat pasien yang bertanya layaknya rubrik kesehatan di koran-koran, padahal saya sama sekali tidak mengerti tentang keperawanan itu, jangankan mengerti ciri-ciri cewek perawan, saya sendiri masih bingung, apakah saya perjaka atau perawan

Karena tak ingin mengecewakan teman, lalu saya balas email kawan saya itu seadanya dan berbekal beberapa artikel tentang keperawanan di internet.

Ciri-Ciri Cewek Perawan

1. Hanya Tuhan yang tau
2. Hanya dia yang tau
3. Hanya kamu yang tau setelah mencobanya di malam pertama.

Keperawanan tak mutlak bisa dilihat dari ciri-ciri fisik wanita, dan perawan tak bisa dilihat dari jalan kaki ataupun apa yang tampak dari luar seperti banyak mitos-mitos yang berkembang, karena keperawanan itu memang tersembunyi di balik lipatan yang di sembunyikan lipatan…

Lalu bagaimana menghadapi masalah tentang calon istri yang sudah tidak perawan lagi? Saya cuman bisa berkomentar sederhana dalam email yang saya kirim. Keperawanan tidak menjamin sebuah keutuhan keluarga. Tapi keperawanan emang penting. Nah lo bingung kan? Saya juga bingung jawabnya.

Cari celah diantara lipatan dulu…