Hampir Saja
Posted: April 16th, 2009 | Author: Baladika | Filed under: Celoteh | 26 Comments »Jauh sebelum Pemilu diadakan, ada sebuah partai yang menawarkan kepada saya untuk menjadi caleg mereka, sebut lah Partai Gurem nasional. dari struktur kepengurusan mereka di cabang, saya sangat sanksi, apakah ini benar-benar partai politik
Dari beberapa pengurus nya hanya satu yang saya anggap orang mengerti politik, Sisanya orang yang di paksa diajak berpolitik, dan yang lainnya lagi, orang yang kaget karena di tawarkan menjadi bagian dari organisasi politik.
Saya tersinggung
sangat tersinggung, kenapa harus saya
? saya bukan orang berpengaruh. tidak memiliki masa, uang, apalagi sejarah politik
dan lebih tersinggung lagi, kok yang menawarkan itu partai gurem. partai yang jelas-jelas nanti bakal menjadi pelengkap peserta pemilu saja. Andai saja yang menawarkan menjadi caleg itu Partai Gemuk, partai besar, partai yang memiliki basis massa kuat, Tentu saya tak merasa tersinggung, paling tidak saya sedikit tersanjung, ternyata saya masih di anggap ada. tapi sayang.. ternyata tidak ada partai gemuk ataupun partai besar yang melamar, itu artinya saya tidak dianggap![]()
Singkat cerita Tiba lah waktu pencontrengan, saya yang tidak terdaftar sebagai DPT(Daftar Pemilih Tetap) terpaksa tidak mencontreng, entah tak di akui sebagai warga negara atau apalah, saya tak bisa menggunakan hak pilih saya. Dengan sangat terpaksa dan jiwa yang tertekan saya akhirnya mencontreng diri sendiri di kamar mandi
Dan menjelang sore tiba, waktu penghitungan surat suara di mulai, Penasaran akan Jumlah suara partai Yang pernah menawarkan saya sebagai caleg, Akhirnya dengan semangat 45 saya menuju TPS. sangat Penasaran dengan suara Partai Gurem Nasional yang lamaran nya pernah saya tolak, kebetulan dalam 1 TPS deket rumah ada 6 pengurus partai itu yang mencoblos disana. tapi Semua di Luar dugaan sodara-sodara…
dan.. ouhhh…
yess… Ouugghhh No… sodara… sodara….Ouugghh…
Dari 6 kader partai Gurem nasional yang mencoblos disana ternyata oh… ternyata.. Partai gurem nasional Hanya mendapatkan 1 Suara saja!!!! Bagaimana dengan 5 suara kader lainya?? padahal jelas, ada 6 kader yang mencoblos di TPS itu, dan 6 kader itu adalah kader militan, kader yang berjuang dari awal, kader fanatik yang baru mengenal politik, kita tau orang baru dalam politik selalu menggebu-gebu, cinta buta terhadap partai, dan merasa paling pandai berpolitik. lalu kemana Suara Itu? Apakah mereka pembangkang Partai? Penghianat partai?
Ternyata dan ternyata, semua itu adalah kesalahan kader itu sendiri, 5 kader fanatik itu ternyata tak faham cara mencontreng dengan baik, alhasil suara mereka tidak sah
. dalam hati saya berfikir, syukur saya tak mau menerima tawaran mereka menjadi caleg, andai saja saya terima, akan lebih sangat tersinggung dan terhina, bukan hanya partai saja yang gurem, ternyata saya akan menjadi caleg dari fungsionaris partai yang tak cukup paham politik Alias KADER GUREM



hampir saja saya menjadi caleg Gurem nasional yang ikut2 Stres kalo kalah, dan syock kalo menang
untung ga diterima bos…
bisa ikutan gurem nantinya… wekeekeek
Walau partainya gurem,yang penting duitnya kakap?..
Hihihi…jangan sampai deh, RSJ makin nambah aja euy..
kata2 dlm artikelnya lucu&konyol om.wkwkwk.artikel yg bagus.
ke ke ke malu-maluin aja tuh partai
hehe..
hampir aja de..
jangan sampe gitu d..
mahal lo biaya RSJ…
wakakaka
Hmm..politik ya…
/
memang rumit, serumit jalan pikiranku kini…
gak nyambung ya..
eh, denger2 disini bisa ngedesain kaos ya, bisa satuan lagi…gimana caranya ya..(sekalian)
-salam persaHabatan-
Yup !
Masih aja nih ngomongin tentang pemilu. Udah mas seperti Obama khan sudah muali dari jauh2 hari jadi mas sudah mulai dari sekarang nih untuk kampanye untuk pemilu yang berikutnya. Tapi ngomong2 jangan lupa cari partainya dulu ya. nanti sh keseruan kampanye eh kelupaan partainya lagi..kabuuuurr!
Ayo suarakan Golput aja……Golput = Golongan Pelaku Urusan Teknologi
aminnnnn……
beh boss, jeg sapu dogen biar parte gurami sekalipun…ehhh gurem…kan lumanyun ngidang anggo indehoy…xixixixix
ou…adi i pekak sing bareng nyaleg di?
maksudne pekak sumartin…wakakakakak
melaibbbbbbbbbbbbbbbb
Aduhhh pantas aja ya ada yg sampai nekad bunuh diri karena kalah. Bisa bayangkan, dia yg sudah habiskan banyak uang utk bayar org utk milih dia, trs dia beranggapan at least ada 100-200 suara lah milih.
Eh, ternyata cuma 1 suara…. itupun dia sendiri yg milih. Ck ck ck… bisa gw bayangkan gimana malunya si caleg.
Syukuuuuuuuuuuuurr om dika ga mo jd caleg partai gurem itu. Klo iya, entahlah nasib blog ini
~~ …
wah coba si boss jadi caleg, pasti tak contreng
ya tapi banyak yan jadi korban sampek masuk RSJ segala.tu bener2 gila apa pura2 gila biar duit utang nya gak di tagih-tagih
Ini beneran fren? Konyol amat…..
Syukur aja fren, ga jadi ikut barisan orang stres, hehehe….
Ini ngomongin soal apa sihh bos???
program baru nyari duit di internet yaa??
wakakakak…
ditunggu tips-nya buat ntyontreng sendiri di kamar mandi ahahahaha….
nyontreng di kamar mandi? gimana tuh?…
Wah hebat ..sampai di tawari jadi caleg..
tapi benar jga..nggak sampai iku PGN …benar2 memang harus seleksi om..
apalagi kalau kalah..yg miltan aja kalah ..apalagi yg baru..bisa2 kita di buat tumbal
pasti KPU sudah dinyatakankan curang oleh kader partainya. padahal caleg tidak ngajari cara nyontreng. ha haaaaaaa. Hidup Golput !!!!
haha….aku jg pernah ditawari jd wakil ketua tingkat kota dari sebuah partai gurem…aku terima aja sepanjang syaratnya aku gak perlu hadir rapat…
dan katanya aku masuk struktur, walau sampe sekarang aku gak pernah dilantik dan diundang rapat….
partaiku itu sekarang gak kedengaran lg gaungnya…
coba diikutin aja, kan ntar aku yg nyontreng, lumayan dapet 2 hehehe
Selamat ya Bos….
Kalau ga, si Bos bisa masuk RSJ
di Pilpres jugs sama mas, banyak yg salah contreng, entah disengaja apa nggak juga gak ngerti.
Wah selamat ya…
Hampir saja
jauh jauh deh politik