Tomblos Mendadak Politis
” Saatnya kini yang nyangkul, nyangkul lah dengan baik, yang nyapu, nyapulah dengan baik, yang suka berlendir… Berlendir lah dengan sopan dan pada tempatnya..
Sudah saatnya kita menjalankan aktifitas kita sesuai porsi dan posisi yang kita emban, jangan merecoki dan jangan mengundang untuk di recoki. Agar rasa aman, tentram dan damai terus menyertai, alangkah indah kedamaian jika kita manusia yang mencintai perdamaian…”
Begitu nasehat tomblos pada koncreng yang lama tak bersua, karena cerita cinta mereka terputus di tengah jalan, akhirnya harus merelakan permainan hati itu berhenti, semua sudah berlalu hanya saling menasehati dan saling memuji satu sama lain, ketika awal pertemuan siang itu, tomblos semakin ganteng kata koncreng, dan koncreng semakin cantik kata tomblos…
Tomblos lebih terlihat nasionalis, maklum dia adalah salah satu Caleg dari partai besar dan favorite di daerahnya. Dengan nada seperti menggurui, tomblos berbicara lantang kepada koncreng, yang kebetulan mudik kampung karena masalah administrasi kependudukan yang telah habis masa berlakunya. Maklum sekarang tinggal di mana saja di Indonesia, KTP adalah identitas mutlak sebelum anda di curigai sebagai teroris, ataupun Pelaku Mutilasi yang mulai marak.
Dalam pertemuan mereka yang singkat dan tanpa sengaja di kantor kepala desa, Tomblos berceloteh panjang lebar tentang pentingnya Memupuk rasa nasionalisme yang kini semakin pudar pada generasi muda Indonesia. Padahal hanya itulah modal keutuhan bangsa ini yang mulai tak memiliki posisi tawar di mata dunia internasional. Hutan habis, tambang tinggal kerak, air bersih sulit di dapat, tanah subur menjadi lahan gambut.. Habis tidak tersisa, Ironis semua masalah itu kini menjadi konsumsi politik iklan para kandidat presiden, Bukan mencarikan solusi, namun menjadikan objek kesedihan itu sebagai sebuah upaya meraih simpati…![]()
Konceng lalu berlalu setelah pertemuan nya dengan tomblos tadi… dalam langkah nya yang masih seksi, pikiran koncreng terus bertanya, ada apa dengan tomblos yang seolah kehilangan jati dirinya, Tomblos yang dulu romantis kini mendadak politis.. Apa karena gelora Sumpah Pemuda yang sebentar lagi di peringati
Atau mungkin memang jiwa para caleg memang demikian adanya
Koncreng pun berlalu sambil seolah-olah tak mau peduli lagi dengan perubahan Tomblos yang sangat drastis tadi……
Artikel yang Berhubungan:
- Tomblos Bukan Capresku
- Tragedi Cinta Tomblos & Koncreng
- Tragedi Cinta Tomblos & Koncreng (Bag II)
- Koncreng kena Contreng
Comments
28 Responses to “Tomblos Mendadak Politis”
Leave a Reply




politik oh politik. 28 oktober pun tetap ga ada perubahan
Politik???? malas ah..:)
wah ngomong2 soal politik, blog koransore saya di banned sama wordpress.com hiks hiks
ough hidup yang kolot lebih asik. daripada mikirin politik
tumben saya pertama
mending jadi penonton aja deh.. dagelan politik ntar lagi dimulai
Bli Baladika ini pintar merangkai cerita berbumbu politik, mau dijadiin Trilogi ya bli?
gw seneng amat ama tulisan mas baladika , ijinkan aku memanggil suhu :-p
bro..gimana caranya nyangkul, sambil nyapu sekalian maen lendir..wekekek
ck..ck..selalu dinantikan cerita tomblos dan koncrengnya
saya ngapain yah … nyangkul sambil nyapu bisa nggak yah bro?
Saya gak teebiasa nyangkul, apalagi nyapu barang berlendir…
Barang berlendir dicangkul, kira-kira enak gak???
Ikut bercoment aaaaaaaaahhhhhhhhh
lam kenal
Wah urusan politik gua ga ikut2 ah, tapi sukses buat mereka yang tukang cangkul n sapu :))
wah apa yang dimaksud objek kesedihan adalah banyaknya pasar tradisional terbakar ??
Saya udah pensiun muda dalam berpolitik
Baladika ndak coba maju jadi caleg ta?
Politik dengan Lendir, apa hubungannya ya? apa ini juga ada kaitanya dengan Yahya Zaini? tak tahu lah aku
hihihi…bli tombos jos aq dunk! udah lama ni ga ngejos ama bli! jadi kepingin lagi!hohohoo….kaburrrrrrrrr
wahhh kalau bli baladika yg jadi jaleg pasti saya coblos
Artikel yang menarik yang dibumbui dengan politik
Mau dapat dukungan Caleg?
“Pelaku Mutilasi yang mulai marak”
wah jangan jangan ada pelaku mutilasi nih di sini ? kaburrr
heheh.. politik oh politik.. maw jadi caleg pemilu 2009 ya bro. heheheheh….
alah mak… politik lagee ya mas…
Ga deh…
Penuh inspirasi…. Ciri khas baladika
Artikelnya selalu menarik buat disimak
Weleh berceloteh soal politik.
Politik itu konsumsinya para pembohong, ga usah ikut ikutan jadi pembohong dan perayu gombal
kepikiran nggak ndiriin partai lendir bos?
manstab broo…..keep it ups!!
Itu mah caleg karbitan namanya bro?