Ketika seseorang memiliki suatu tujuan yang ingin di capai, seketika itu juga dia akan sedikit melupakan logika, kadang dorongan yang kuat ataupun motivasi tinggi membuat khayal menjadi nyata. Seperti kisah Tante cantik satu ini, hanya demi karier politik sang suami. dia rela menjadikan tubuh sintalnya yang bohay sebagai bagian dari sebuah media tawar menawar posisi nomer urut caleg di partai tempat suaminya bertarung.
Berawal dari PHK suami dari perusahaan tempat nya bekerja bertahun lamanya, akhirnya ada keinginan mencoba peruntungan menjadi salah satu caleg sebuah partai, tak banyak yang tahu karier politik sang suami di daerah tersebut. Hanya faktor kedekatan dengan salah satu pimpinan partai membuat jalan mulus sedikit terbuka. Bukan hanya itu, demi karier politik, istrinya yang cantik pun harus rela di barter dengan posisi nomor urut caleg yang lebih menjanjikan atau lebih terkenal dengan istilah nomer jadi.
Awalnya si tante tak ingin melawan kata hati, tapi apalah daya, kadang harga diri memang tak lagi berarti. Bujuk rayu suami dan dorongan untuk lepas dari belenggu kemiskinan mengubur dalam-dalam makna harga diri. Harga diri adalah uang, uang bisa membeli harga diri.
Lalu bagaimana jika suami tante korban politik itu lolos sebagai anggota legeslatif ? layak kah kita di wakili oleh orang yang menjual rendah harga diri?
hendaknya kita lebih teliti dalam memilih wakil kita nanti. Pesta politik memang masih lama, namun ada baiknya kita lebih selektif lagi dalam menentukan pilihan. Pilihlah yang memang kita kenal sebagai orang yang benar-benar berjuang, jangan hanya memilih dengan “hati nurani”, karena pilihan hati nurani pun bisa di bentuk oleh iklan politik yang mulai marak.
Pilihlah yang benar-benar berjuang untuk rakyat, dan jangan lupa juga
pilih saya yang peduli dan mau menampung tante-tante cantik korban politik tersebut…![]()
Ketika orang memiliki suatu tujuan yang ingin di capai, seketika itu juga dia akan mulai memutar otak, sepeti artikel ini, ada tujuan di balik penulisan tante girang , cerita tante girang ataupun skandal tante girang yang cantik itu…





kalo ga sanggup nampung lg.., spydeeyk siap nampung mas.., qeqeqe,
after all.., pesennya mantap bro.., masyarakat harus lebih pinter dan jeli pada pesta demokrasi mendatang.., jangan mau dibodohi hanya untuk sembako untuk satu minggu (atau mungkin satu hari..).., ck..ck..ck..
nah nah.. ada apa dibalik artikel ini?
opooo ikiiii
huahm… mentang2 lagi musim politik2an… *menikmati hasil olahan artikel baladika sambil sruput kopi*
ndak ada bedanya sih anggota legislatif dan pelacur.. sama2 mengumbar nafsu dan menjual harga diri demi kepentingan sesaat
Katanya demokrasi tapi masih pakai no urut segala
emang jago bang baladika mengolah artikel pa lagi tembak keyword tante cantik n politik wkwkwk =)), perlu dicontoh nih tembak-tembakannya hehehe
selalu ada yang lucu di baladika hahahaha
fire in the hole
tembak tembak
wew sedap sedap.
virus virus tante cantik yang mau ditukar dengan no urut caleg. WEW emang dunia
Mana yang lebih laku? Tante Girang apa tante Garing.. cek aja di google trend
emmmm …. aq lebih baik tidak memilih …..
“sepeti artikel ini, ada tujuan di balik penulisan tante girang , cerita tante girang ataupun skandal tante girang yang cantik itu…”
jelas beda dong tujuannya ama yang tante sintal tadi he he he….
jadi politik apa namanya?
katanya sudah pensiun, eh malah tambah moncer saja nih. prihal tante ???? ehmn… 2in 1 broo kakakakakka *KABUR
Indonesia semakin lama semakin mengerikan jika pejabat pejabat kita kayak gini terus. Ya ngga mas
wah udah mulai amunisi tembak lendir lagi ya… habis libur 1 bulan, birahi pasti memuncak he he …
Kalau tante itu jadi legislatif, berarti para rakyat yang diwakili boleh menggunakannya dengan gratis tis tis….
Harus di lihat dari berbagai sudut pandang agar bisa lebih obejktif dalam menilai.
mungkin perlu skrinsyutnya biar lebih jelas keliatan tante sintalnya….
kaburrrr