Beberapa hari ini saya menemukan banyak sekali kejadian tragis tentang cinta. dari penuturan pedagang bakso yang bernama sugimin, sampe petani internet yang bernama jumain. Sebagian kisah mereka menjadikan saya lebih bijak untuk memahami cinta, sebagian kisahnya lagi, membuat saya sadar, saya orang yang beruntung masih suka wanita

Seperti kisah sugimin yang kini jomblo karena di tinggal pacarnya ponirem. Ponirem yang awalnya hanya pembantu rumah tangga biasa di kawasan elit jakarta. Kini sudah berubah, setelah 4 tahun lamanya menjadi pembantu rumah tangga di taiwan. Negrinya Nenek Moyang tetangga baik saya pengusaha lontong balap beranama Koh Ang. Kisah nya biasa. Seperti kisah-kisah cinta dramatis film layar tancep tahun 80 an. Awal cinta yang buta, yang menganggap dunia milik kita berdua, Akhirnya berubah menjadi cinta tak lagi buta, gengsi dan harta lah yang akhirnya membuat matanya melek. “apalah artinya cinta kalo untuk sengsara. Mau makan cinta bang?? ” kata si ponirem saat berlalu meninggalkan sugimin yang duduk terpaku sambil menghusap air matanya. 5 tahun setia menunggu, berkorban demi sebuah rasa yang bernama cinta. harus menelan kepahitan yang amat. Di tinggal si pujaan hati bernama ponirem yang kini berubah nama menjadi Merry.

Lain lagi kisah Si Jumain seorang petani internet, Yang putus cinta berkali-kali, terakhir putus dengan Minarsih, seorang mahasiswi muda anak pedagang jengkol balado di kota tempat jumain tinggal. Putusnya sangat tragis, dari 5 kali pacaran, hampir sama alasan hubungan yang gagal itu. hanya karena Jumain seorang Petani internet. yang tak memiliki kepastian dalam pekerjaan. kantor tak punya, jabatan tak punya. nasiib… dan nasiiib.. itu saja yang terucap sebelum akhirnya si Jumain menjadi Penerus Ryan sang penjagal manusia dari Jombang itu sebagai Gay. Putus Urat cinta nya terhadap wanita

Tak pernah saya pikirkan sebelumnya jalan hidup sang petani internet yang gagah perkasa. wajah lumayan, dan earning ribuan itu, akhirnya menjadi seorang gay. Di tengah gunjingan masyarakat tentang kaum Gay yang identik dengan kesadisan dalam hubungan percintaan setelah kasus Ryan. Masih ada juga peminat untuk meneruskan komunitas terlarang itu. apakah benar pendapat psikolog tentang tayangan kebanci-bancian yang akhir-akhir ini marak? secara tidak langsung, dapat mempengaruhi psikologi anak. walaupun tidak mempengaruhi langsung, paling tidak masyarakat diajak menerima kalo banci itu biasa dan harus di terima.

Masih teringat semalem sama temen mergokin si jumain bermain birahi dengan hartono teman kencan barunya… Jumain pun kini berubah nama menjadi Juminten

Apa jangan-jangan karena kepergok seperti semalam Jumain AKA juminten berkali-kali putus cinta dengan wanita OMG