Sebelum Membaca lebih lanjut berita tragis ini, Baiknya Kita memperhatikan himbauan pemerintah dalam hal pemberitaan kasus perlendiran :

“Peringatan Pemerintah, dalam menulis berita Tentang pencabulan, Pemerkosaan, Perselingkuhan dan tindakan asusila lainnya, Hendaknya tidak di hiasi dengan kata-kata yang mampu mengundang Birahi yang tak seharusnya di Undang. Beberapa contoh kata yang tak wajar di gunakan dalam pemberitaan asusila itu adalah, Di gesek gesek, di raba-raba anunya, di tindih, menindih, merintih, dan lain-lain yang umumnya biasa kita jumpai pada berita perlendiran”

Berita ini di kutip dari detik.com

Glasgow - Hati-hati bagi Anda para wanita yang pulang larut malam. Kisah di Glasgow, Skotlandia ini mungkin bisa menjadi pelajaran berharga. Seorang gadis usia 14 tahun diperkosa di sebuah stasiun (terminal) bus.

Seperti dikutip dari bbc.co.uk pada Sabtu (23/8/2008), aksi laknat ini pun segera diselidiki pihak kepolisian setempat.

Menurut keterangan rekan korban, peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 20.45 waktu setempat. Sang gadis, digiring para pelaku ke lokasi sepi di Buchanan Street, lokasi stasiun bus tersebut pada Jumat malam.

Diidentifikasi pelaku ditemani seorang pria, yang saat itu menunggui teman lelaki sang gadis kala peristiwa laknat itu terjadi.

“Ini peritiwa yang sungguh mengerikan bagi seorang gadis dan kami tengah melacak pelaku yang terlibat,” jelas Detektif Douglas Weir.

Sang gadis belia ini kini menderita trauma. Polisi telah mengidnetifikasi pelaku melalui CCTV yang ada di stasiun bus tersebut. Kini warga di imbau untuk memberikan informasi bila melihat pelaku yang memiliki ciri-ciri seperti data yang dikeluarkan pihak kepolisian.

Nasibnya malang bener, semoga Pelakunya segera ketangkap. Besok ke salon ahh… potong rambut Sebelum ciri-ciri nya mengarah..

PS: Himbauan diatas adalah himbauan Dari pemerintah Baladika palace. Bukan Pemerintah Indonesia.