Beberapa hari yang lalu ada berita yang membuat miris sekaligus menggelikan. seorang mantan calon bupati yang kalah bersaing dalam pilkada mengalami stres berat. lalu mencoba bunuh diri, dan yang lebih tragis lagi dia di tinggal istri yang sebelumnya setia mendampinginya. nasib atau suratan takdir memang tak pernah bisa di tebak. penampilannya dulu yang parlente sebagai seorang pengusaha muda kini malah tampil bugil di depan umum. sedang yang membuat geli adalah usaha bunuh dirinya yang bisa dikatakan setengah-setengah. mulai dari mencoba gantung diri dengan batang daun pisang, sampe berusaha menghanyutkan diri di sebuah kali yang sangat dangkal. sebuah usaha yang seolah-olah setengah hati. Ini lah keadaan indonesia saat ini. politik begitu mahal, tanpa peritungan yang matang bisa menjerumuskan kita pada kondisi yang sangat menyedihkan

Calon bupati yang saya ceritakan diatas itu adalah salah satu potret betapa mahalnya pesta politik yang harus di bayar. Jika para politikus ataupun calon politikus tak sadar mulai sekarang. maka akan lebih banyak lagi korban-korban politik selanjutnya seperti calon bupati yang kalah tersebut, atau mungkin kondisinya akan lebih miris lagi. Keinginan bunuh dirinya tak setengah-setangah lagi dan mungkin lebih mengerikan.

sekarang kita semakin sadar bukan? kenapa masih banyak politikus yang doyan korupsi, gaji mereka seperti tak sepadan dengan biaya yang mereka keluarkan untuk menggapai posisi mereka saat ini.

dengan tidak bermaksud memaklumi tindakan korupsi yang di lakukan para politikus, saya tidak heran jika politikus kita atau pun pejabat negara kita banyak yang masih doyan korupsi, tak peduli dengan kebringasan KPK atau unjuk rasa masyarakat. tindakan korupsi mereka seolah sudah menjadi tuntutaan yang wajib atau istilahnya insting yang wajar dari seorang politikus melakukan tindakan korupsi. Ini semua dengan satu alasan, biaya mahal yang mereka keluarkan untuk mencapai sebuah kedudukan harus segera di bayar lunas setelah mencapai posisi yang di incar.

Sebelum saya menjadi korban dari UU ITE yang bisa mengancam saya kepenjara karena berbicara lancang dan terindikasi mencemarkan “nama baik” politikus maupun pejabat indonesia, maka saya tekankan bahwa tak semua politikus dan pejabat negara seperti itu. masih ada dan banyak kok politikus maupun pejabat yang jujur di negri ini

Kini para artis banyak yang terjun ke dunia politik. aji mumpung atau apalah. yang pasti saya berdoa, semoga tak ada artis yang akhirnya putus asa lalu mencoba bunuh diri karena kalah dalam pertarungan politik. bukan nya iba karena saya fans mereka. tapi saya belum siap melihat artis-artis indonesia bugil di depan umum dan mencoba menghanyutkan diri di kali yang dangkal seperti calon bupati yang saya ceritakan diatas