Karena Lendir tak ingin di menggerti….![]()
Berita syahwat selalu menjadi berita yang menarik bagi setiap orang, baik kakek, nenek, apalagi muda-mudi seperti kita. Tak jarang berita itu mengakibatkan sebuah dampak yang berakibat fatal. paling fatal terjadi usaha ngintip lawan jenis bugil, lebih fatal lagi pemerkosaan bahkan pencabulan, dan bagi yang tidak ingin berakibat terlalu fatal, maka dengan sopan ia bakal menyelesaikannya di kamar mandi
Harus nya berita-berita mesum yang ada di media baik media elektronik maupun cetak, memperingatkan dahulu dampak dari berita syahwat yang mereka berikan. Seperti halnya peringatan pada bungkus rokok yang memperingatkan bahwa “merokok dapat merugikan kesehatan, menyebabkan Impotensi, kanker gangguan kehamilan dan janin”. Pada pemberitaan tentang syahwat baik pencabulan maupun pemerkosaan, harus di berikan pula peringatan sebelum berita itu di tayangkan atau di tulis.
“ Peringatan pemerintah, tayangan berita pencabulan dan pemerkosaan mengakibatkan terjadinya pemerkosaan dan pencabulan kembali”
Mengapa begitu penting peringatan itu di berikan?
Mari simak bareng-bareng salah satu pemberitaan media cetak yang memberitakan peristiwa pencabulan. Gaya bahasa yang di berikan sang penulis membuat si pembaca berimajinasi ke hal-hal yang negatif pula, Bahkan informasi nya bisa menimbulkan dorongan syahwat dan dapat menimbulkan terjadinya berita baru tentang perlendiran. Berikut penggalan berita tentang pencabulan :
“Paijo membantah telah mencabuli korban, dia mengaku tindakannya di dasari suka sama suka, dan menurut paijo dia hanya menggesek-gesekkan dan…..sensor“
Sengaja beritanya tidak saya lanjutkan di khawatirkan akan terjadi insiden kamar mandi yang berlebihan jika saya melanjutkan berita diatas
, ada banyak bocah-bocah SMA yang suka mampir ke blog ini. Jika mereka membaca, tidak menutup kemungkinan insiden kamar mandi itu terjadi berulang-ulang. Dan tentu mengakibatkan kelelahan yang luar biasa![]()
Akibat berita-berita lendir seperti diatas tadi, memunculkan lagi berita syahwat selanjutnya pada media televise, berikut beritanya : “ seorang bocah SMP memperkosa temannya sendiri setelah menonton berita pemerkosaan di tv, menurut pengakuan sang bocah, dia terangsang melihat pemberitaan seorang kakek mencabuli anak tetangganya, dari berita itu sang bocah terdorong untung melakukan hal yang sama terhadap tetangganya.yang juga teman sekolahnya pada saat kondisi rumah si korban sepi, Bunga sebut saja demikian….. di sensor lagi“
Pemberitaan-pemberitaan tentang Read the rest of this entry »



