Setelah kegagalan Tim Thomas menembus final, kini giliran Tim Uber Indonesia yang harus puas di posisi runer up. tak ada yang mencibir dan memang tak perlu, karena Tim bulu tangkis kita memang kalah kelas dari China. mencapai Final saja rasanya sudah lumayan cukup. kalaupun nantinya bakal juara. mungkin itu Bonus atas dukungan yang sangat besar terhadap Tim Bulu tangkis kita. tapi akhirnya kalah juga…
Dari awal semenjak di gaungkan nya Pesta Thomas Dan Uber Cup. saya memang gak mau ikut menghayal terlalu tinggi
. merebut Thomas yang sempat lepas ke china, apalagi sampai menyandingkan Piala thomas dan uber, bukannya pesimis, tapi realistis. . melihat kemampuan pemain indonesia akhir-akhir ini di beberapa kejuaraan dunia, rasanya terlalu berlebihan jika kita mematok target yang berlebihan kepada TIm Bulu tangkis kita. bukan nya malah menjadi lecutan untuk tampil lebih baik, malah mungkin menjadi beban mental karena takut mengecewakan Ribuan penonton yang selalu memadati Istora senayan.
Kini Pesta Kejuaraan dunia beregu itu sudah berakhir, menyisakan sedikit kekecewaan, tapi lumayan memberi kebanggaan juga, paling tidak target ke semifinal sudah terpenuhi, dan menggandengkan Piala Thomas dan Uber itu memang cuman khayalan. Ini negara khayalan.. jadi gak ada larangan untuk menghayal, mari kita wajarkan khayalan kita membungbung tinggi..
Selama menghayal tidak kena pajak, mari kita menghayal , menghayal se tinggi-tingginya, Tapi maaf , saya gak ikut menghayal Indonesia menang ya
, saya hanya menghayal menghayal Bensin Rp. 2500/ liter , Koneksi Internet Rp.25.000/ bulan Unlimited. menghayal Aura kasih ada di sampingku…
Menghayal Tak ada lagi PR blog yang turun…..![]()


