Jatuh Untuk kembali berdiri

March 27, 2008 · Posted in Renungan 

Saya pernah bertemu teman yang merasa hidupnya selalu saja dalam kesusahan, dia merasa susah karena melihat orang-orang di sekelilingnya terlihat hidupnya tenang, santai dan seperti sangat menikmati hidup. sedangkan dia merasa sebagai seorang yang memiliki kehidupan yang memiliki beban berat dan susah. semua di lakukan dengan perasaan berat, sedih, dan tak henti merenungi nasibnya yang tak berubah dari tahun ke tahun.

Pada suatu waktu saya dan dia ngobrol di sebuah warung makan sambil ngopi. saat kami ngobrol itu ada seorang kakek yang renta, lewat di depan kami membawa karung dan kait untuk mengait sampah. Sempat saya ingatkan teman saya yang suka mengeluh itu. masih bersyukur dia masih bisa bekerja di tempat yang bersih, dari pada kakek tadi yang terpaksa bekerja berat dan kotor karena keterpaksaan akan tuntutan hidup.

saya menasehatinya seperti orang yang berwibawa dan bijaksana banget, walau motivasi saya itu di balas dengan ketus karena dia merasa jika hidupnya tidak berubah mulai sekarang, maka dia adalah calon kuat mengantikan profesi kakek tadi sebagai pemulung setelah dia tua nanti. saya jadi ngakak dengernya. ternyata temen saya terlalu pesimis, sehingga dia merasa dirinya paling sedih di dunia, paling bernasib buruk di dunia

Saya bukannya tidak pernah mengeluh, saya sering mengeluh, tapi saya juga sangat bersyukur dengan kondisi saya saat ini. masih banyak orang yang tak bernasib baik seperti saya, dan ternyata disana letak kebahagiaan itu. dimana kita bisa mensyukuri apa yang telah di berikan tuhan kepada kita. selalu memandang keatas untuk menjadikan motivasi kita, dan selalu memandang kebawah untuk mensyukuri apa yang telah di berikan tuhan kepada saya. terlalu banyak kebahagiaan yang di berikan tuhan di banding kesusahan

Saya pernah mengalami dimana saya sangat merasa terpuruk, sehingga saya sempat berpikir untuk gantung diri saja di bawah pohon tomat. tapi saya memiliki teman-teman yang sangat mencintai saya dengan motivasi-motivasi nya yang kembali membuat saya semangat untuk berdiri setelah terjatuh. tak ingin berlama-lama terjatuh, dan semangat untuk tetap bisa berdiri lalu berjalan

saya memiliki banyak motivator hebat dan sahabat setia yang selalu mengkritik dan memberi masukan setiap keputusan saya. berikut saya kutip petikan beberapa nasehat yang mampu membuat saya lebih bersemangat untuk belajar menjadi seorang yang tegar. mungkin juga bisa membuat temen-temen yang lain termotivasi untuk bangkit dari kejatuhan.

Motivasi ini saya dapatkan dari seorang dharma putra lewat chating ketika saya curhat akan gantung diri di bawah pohon tomat. saat itu saya adalah salah satu dari beberapa publisher yang di banned masal. 5 account saya di berenggus habis, dan tanpa tersisa sedikitpun. saya kehilangan akal sehat, selain tak ada lagi pemasukan yang saya andalkan untuk bisa bertahan hidup di kota yang keras ini, saya juga harus menghadapi persoalan lain yang tak kalah beratnya. dan saya bener-bener udah siapin tali untuk gantung diri di pohon tomat depan kamar saya

Ini dia nasehat yang membuat saya berubah pikiran itu. singkat padat dan penuh makna

Dahrma putra Say : “jangan mudah menyerah, semua orang pernah mengalami hal dimana dalam posisi terpuruk, yakin kan dirimu bahwa ini hanya persinggahan dari perjalanan panjangmu. seperti ketika mendaki gunung, jalannya tak selalu menanjak, akan selalu ada saatnya kita juga melewati jalan yang menurun. Inget juga Denyut jantung di ICU. grafiknya selalu naik turun. jika Flat berarti kamu mati cok. pegang teguh keyakinan, kamu bisa melewati semuanya. berusaha untuk bangkit, soal jalan hanya tuhan yang tau, keep the faith , inget lagunya Bon Jovi. Semangat. Ok!!”

Setelah membaca itu, saya gak jadi gantung diri, bahkan sekarang pohon tomat itu semakin banyak buahnya. mungkin senang karena tuannya gak jadi pergi

Artikel yang Berhubungan:

  1. Bertahan Untuk Hidup
  2. Kembali Adbrite berjanji..
  3. Kembali Misteri SEO
  4. Berita untuk Kawan
  5. Tante Cantik Korban Politik

Comments

48 Responses to “Jatuh Untuk kembali berdiri”

  1. Orang detik on March 27th, 2008 11:57 am

    Pertamax……..

    ceritanya seru oom

  2. lukick on March 27th, 2008 12:04 pm

    wah hasil chat di posting, senang bisa bantu sahabat, itulah gunanya teman.. jangan pernah menyerah terhadap semua halangan karena dalam hidup halangan di perlukan , ingatlah rumus fisika I=VxR artinya untuk mendapat kuat arus yang besar yang di tambah adalah HAMBATAN .. itulah yang terjadi.. sukses buat semua

  3. Wiellyam on March 27th, 2008 12:04 pm

    “gantung diri di pohon tomat depan kamar” :lol:
    ngakak gw bacanya…

    bener bro, keep the faith…aku sendiri juga sering kok mengalamai masa-masa terpuruk, terutama ketika nggak ada temen yang bisa diajak berbagi….

    semoga kita semua sesama blogger bisa saling menguatkan satu sama lain…

  4. artana on March 27th, 2008 1:13 pm

    Wah, serius nih….!
    Suatu motivasi yang bagus buat menambah semangat hidup yang kadang-kadang down…!

  5. Yoyon Sugiono on March 27th, 2008 4:25 pm

    Tetap semangat! Jika di Banned daftar lagi…

  6. andyf on March 27th, 2008 6:42 pm

    sabar & keep struggle aja bro… :-)

  7. @del on March 27th, 2008 7:21 pm

    Suruh baca buku “the secret” aja bro, bagus tuh. Isinya tuh tentang berpikir positif, jadi apa yang ada dikepala kita itu yang akan kita dapat. Alam akan merespon isi kepala, klo pikiran kita negatif, maka itu yang akan kita dapat. jadi mending berpikir positif aja.

    *Ni coment atau posting yah? ;))

  8. wa0nez on March 27th, 2008 7:23 pm

    Ikut comment ya..

    Inget juga Denyut jantung di ICU. grafiknya selalu naik turun. jika Flat berarti kamu mati cok

    Setuju banget…walau kadang bikin bete juga, apalagi klo ngeliat earning yang 0 dollar mulu..

  9. ngkong on March 27th, 2008 9:43 pm

    minta tomatnya dong

  10. brokethesoul on March 28th, 2008 1:34 am

    Benar bro, setiap manusia pasti punya cobaan yang berbeda, dan percayalah dibalik cobaan itu pasti ada hikmahnya.

    Metik buah tomat dulu ah ….

  11. Okta Sihotang on March 28th, 2008 6:11 am

    klo dah jatuh, emang harus berdiri biar bisa jalan normal mas…
    ato mau jalannya ngesot ? :)

  12. ianbali on March 28th, 2008 7:56 am

    Semangat itu perlu bro, jika bro dika tau roda kehidupan itu sebenarnya selalu berputar, kadang kala di atas, kadang kala di bawah.

    Ok hari ini kita di bawah, tapi suatu saat nanti kita harus ada di atas, tentunya dengan perjuangan yang gigih.

    Tapi kalo semangat untuk hari esok yang lebih cerah tidak di miliki, maka keinginana merubah ke arah yang lebih bagus itu akan sirna dan takkan pernah tergapai.

    Pokoknya walau cinta di tolak, besok ya usaha lagi kok jadi ngomong lain …. :kabuuuuur:

  13. jimmy on March 28th, 2008 8:46 am

    sekarang pasti niat gantung dirinya udah hilang sama sekali, kan earning nya udah merangkak naik lagi? :D
    btw pohon tomat emang kuat buat nahan badan manusia? hmm.. jadi mikir

  14. grandong on March 28th, 2008 11:26 am

    kalo ngomongin berdiri, ntar yang lain berdiri juga loh :P baladika ada ada ajah…

  15. Ecko on March 28th, 2008 11:43 am

    Berhubung serius, komennya juga serius ah.
    Namanya perjalanan hidup itu kan tidak selalu sesuai dengan apa yang kita harapkan dan inginkan. Suatu saat kita pasti mengalami keterpurukan. Kalo kata Abraham Lincoln sih, “tidak peduli berapa kali Anda terjatuh, yang penting adalah berapa kali Anda bangkit.” So, jangan terlalu lama tenggelam dalam kekecewaan dan kemeranaan kalo lagi jatuh.

  16. syamsu on March 28th, 2008 2:25 pm

    wah ceritanya dalem neh

  17. cempluk on March 28th, 2008 3:43 pm

    jangan mudah putus asa dan senantiasa mensyukuri apa yg kita dapat merupakan kiat utk sukses..

  18. [...] rupiah terhadap valas setiap akhir dan awal bulan, harus ditutup. Bye, bye lendir ! Seorang ‘pakar perlendiran‘ telah mengantisipas jauh-jauh hari sebelum UU ditetapkan, yakni dengan mengganti lendir [...]

  19. paramarta on March 28th, 2008 7:19 pm

    apalagi kayak baladika ini harus tetap bersyukur juga khan, khan punya banyak motivator. satu saja punya temen/saudara/pacar tuk mengeluarkan segala permasalahan di hati. itu penting lo… peluang kita untuk suicide jadi berkurang

  20. ady gondronk on March 28th, 2008 7:20 pm

    komentnya pada serius semua nih..,
    mantaps…
    andrew wongso..?,lewattttt :lol:

  21. Logicb0x on March 28th, 2008 8:42 pm

    jangan cepet nyerah bro, hidup ini masih panjang, masih banyak pohon yang lebih kuat dari pada pohon tomat :)

  22. baliazura on March 28th, 2008 10:02 pm

    klo kata orang manusia itu ga ada puasnya apalagi klo liat keatas terus ga tau kan klo ada duit jatuh :mrgreen:

  23. Gung De on March 28th, 2008 10:16 pm

    “Jatuh Bangun” dah biasa Om Baladika….
    Kalo Jatuh trussss gag bangun-bangun?????
    Cape dehhhh…..
    *btw ada hubungannya gag ya*

  24. ridu on March 28th, 2008 10:20 pm

    wah.. nice quote, jadi dapet pelajaran dari sini

  25. Malaikax on March 28th, 2008 10:23 pm

    Wew…Baru tahu kalo lo bisa jadi pesimistis gitu bro… Ya udah biar gak stress mulu…tar gitar lo gw balikin wekekeke…( Kalo Ngamen bareng gimana ? Bisnis jugakan ?

  26. ekads on March 28th, 2008 10:34 pm

    karena semua komennya serius jadi biar ga pada “tegang” saya komen asal aja ya…..
    eh,emang ada pohon tomat di depan kamar bos?perasan ga ada dech….

  27. @del on March 29th, 2008 1:34 am

    Koq banyak yang ngomentari ngocok yah? padahal kan yang pesimis itu temennya :) *jadi mikir juga, jangan2 yg frustasi yg posting karena pensiun dini dari perlendiran :D

  28. Download Christian Music on March 29th, 2008 1:43 am

    Dalam sebuah perbincangan ditengah salah satu event tertutup Agnes Monica sempat berkata. “Saya tidak percaya dengan hidup yang seperti Roda pedati yang selalu naik turun…”

    Wekss… dalam ati gue “Ini anak sombong amat mentang mentang diatas!” Tapi hal itu segera tertutup. Karena kalimat dari yang bersangkutan belum selesai. Agnes Monica menutup nya dengan berkata seperti ini. “Buat saya hidup ini seperti naik ke Brastagi, Puncak yang selalu naik dan turun tapi tetap melaju keatas… ”

    Pertanyaannya…. Loe gak ada disana kan ?
    heheheheheh …

  29. bill on March 29th, 2008 5:27 am

    tetap optimis bung, hiudp ini indah seperti tagline anda di atas :)

  30. bocah on March 29th, 2008 5:39 am

    Bos asli aq jadi sedih. Aq juga sering merasa begitu karena melihat teman-temanku di sekolah udah enak bawa motor, bawa hp dan punya ortu yang lengkap. Sementara aku cuman bawa pisang, bawa sepeda dan ortu :( . Alhamdulillah tuhan tiba-tiba mengajariku untuk berbisnis online dan punya teman-teman chat di YM meskipun aq tidak sekota tapi mereka menurutku baik-baik semua. Thank you All my pren entah pren di Online maupun di skolah. Eh kok jadi curhat :( gpp deh :(

  31. imsuryawan on March 29th, 2008 7:08 am

    Petani tomat toh, bli? wkwkwk…

  32. Yang (Tidak) Dinanti Datang Lagi | Cosa Aranda on March 29th, 2008 10:05 am

    [...] sebelum Anda memutuskan untuk menyerah dan gantung diri di bawah pohon tomat, ada baiknya Anda pertimbangkan beberapa saran [...]

  33. Danu on March 29th, 2008 8:12 pm

    klo pohon tomatnya udah berbuah banyak,
    jualan tomat aja mas,
    sapa tau hasilnya lebih memuaskan…

  34. hanggadamai on March 30th, 2008 3:51 am

    jika anda berpikir untuk menyerah
    berarti anda sudah kalah dalam perang :)

  35. bangzenk on March 30th, 2008 3:54 am

    menghormati si Bos,

    ingatlah kawanmu ini, kunci sepeda ilang, kemudian sepedanya.. di negeri penjajah lagi.. terjajah.. dan akhirnya dapet sepeda baru lagi.. hohoho.

    maksudnya, ttp smangat bos!!

    kasianlah ma anak buahmu ini kalo dirimu gantung diri, gada tempat berhutang lagi.. :D

  36. seodude on March 30th, 2008 4:26 am

    Orang laki-laki memang tidak mudah mengeluh, mengeluh sekali cepet sadarnya, yang banyak mengeluhnya itu cewek… aduh susahnya minta ampun kalo di atur….

  37. arham | blogpreneur on March 30th, 2008 7:13 am

    good motivating article….

    maknyossss !!! :-)

  38. widis on March 30th, 2008 8:21 pm

    biar mak nyusss, tomat nya dibikin juss dong om, he he, selamat berjuang :D

  39. ika on March 31st, 2008 12:50 am

    bener banget bro,,HIDUP ADALAH PERJUANGAN..!! oh yeah! rock on!

  40. Made Terima on April 4th, 2008 12:10 am

    Saya kebetulan lewat, tak sengaja kok blog ini muncul.

    Dari berbagai komentar yang muncul belum ada yang memberi nasehat dengan logika yang cukup apakah takut rahasianya dibuka?

    Yang jelas saya tahu bahwa hidup ini seperti digambarkan oleh Pak Bob Bradle yang sering muncul di Altimate Killer series Australia dan National Geographic Magazin. Sayangnya TV ONE tidak memberikan jadual acaranya secara pasti. Beliau ini contoh dari kehidupan yang luar biasa. Mudah-mudahan bisa melihatnya.
    http://www.balitouring.com http://www.jakarta-cityhotels.com

  41. [...] hubungannya dengan peristiwa banned massal yang lalu ? Entahlah. Yang jelas blum ada yang sampai bunuh diri di pohon tomat gara” masalah ini, walau bagaimana inipun masih menjadi sebuah pertanyaan gw pribadi dan juga [...]

  42. Indonesiana : Ray Blog on April 6th, 2008 5:58 am

    [...] itu para veteran perang yang masih aktif maupun yang sudah menganggur berjuang dari awal? jatuh bangun tak peduli luka dan sakit demi menciptakan perdamaian dunia ? beristirahat sejenak.. berjalan jalan [...]

  43. Gossip Jalanan Blogger on April 13th, 2008 10:01 pm

    [...] mungkin ini saat nya seleksi alam dari para blogger Indonesia?? yah mudah2an ga ada blogger yang gantung diri di bawah pohon tomat. Tapi ada kemungkinan situs2 Indonesia yang berkahiran “TUBE” bakal bertebaran di dunia [...]

  44. elang on April 30th, 2008 5:07 am

    sangat memotivasi saya, mohon ijin pake contentnya … thanks

  45. Wedding of Bali on June 25th, 2008 6:31 pm

    Saya sangat setuju dengan pendapat, bahwa hidup ini perlu belajar seumur hidup. Pepatah dari jaman nenek moyang itu justru telah diangkat menjadi philosofi orang Barat dan bukannya bangsa kita. Dan yang paling mengenaskan adalah Mentri Pendidikan seakarang ini yang menilai pendidikan itu sebagai suatu skor bukan proses.
    Kasihan deh lu!!!
    Marta

  46. Made Puri Tanjung on June 25th, 2008 6:34 pm

    Kalau demikian halnya Pak Wedding, kita tunggu sampai anak cucupun akan memandang kegagalan itu sebagai suatu hukuman atau dosa. Jika ini yang terjadi jangan mimpi bisa menyaingi Malaysia, apalagi Singapore

    Made San

  47. moumtaza on December 11th, 2008 1:24 am

    wow … terima kasih. saya merasa hidup saya kembali … makasih banget Om untuk pencerahannya.

  48. Perumahan on March 13th, 2009 1:55 am

    heheheheh….sangat berguna om baladika. terima kasih telah sharing artikel kehidupan ini

Leave a Reply