
Indonesia sebenarnya kaya dengan musisi musisi yang handal, gak heran persatuan penyanyi malaysia sampai protes dengan radio-radio mereka, karena lebih sering memutar lagu-lagu indonesia ketimbang lagu dari negrinya sendiri. musik para musisi indonesia lebih berkualitas dan enak di dengar masyarakat malaysia yang masih satu rumpun dengan kita bangsa indonesia.
DEWA 19 , Padi, Sheila on Seven, dan beberapa nama band populer di indonesia ikut populer juga di malaysia. bahkan Kangen band yang banyak di caci di indonesia justru banyak di puja di negri jiran itu. sehingga ketika komplik indonesia memanas, bahkan ketika kasus terakhir tentang Reog Ponorogo yang sempat di duplikasi oleh negri jiran. musisi-musisi kita seperti sangat berhati-hati dalam berkomentar, takut kehilangan penggemar mungkin??![]()
Sudah menjadi rahasia umum. sebuah tindakan ekonomi yang mereka lakukan , Nasionalisme pun di nomor duakan. setali tiga uang dengan musisi kita, Siti nurhalizah pun tak jauh beda, dimana ketika dia di tanya wartawan tentang kasus Reog ponorogo si diva melayu ini menjawab dengan cukup bijak. “bijak” mungkin kembali ke masalah marketing dan ujung ujungnya ekonomi, dimana pasar nya si siti emang banyak dari indonesia. Siti nurhalizah bilang, “Saya orang seni, tidak cukup bisa berkomentar dengan kasus politik, karena seni tidak bisa di campur dengan politik” dia lupa kali ya?? reog itu kan kesenian? atau dia kira Reog itu sejenis makanan yang terbuat dari bahan nasi aking??![]()
Saya sering juga mendengar kalo musik bisa mempersatukan perbedaan, dan saya juga sering melihat Bono sang vokalis U2 selalu berhasil menggugah fans mereka lewat musik, untuk menciptakan perdamaian di muka bumi. Disini semakin menguatkan orang beranggapan bahwa musik bisa menjembatani perbedaan politik yang ada. memang benar, tapi bukan berarti karena musik kita memaklumi sebuah kesewenang-wenangan dan pembajakan karya hak cipta. dan saya yakin jika bono adalah warga indonesia dia akan protes terhadap malaysia karena membajak kesenian negrinya, dimana pembajakan adalah musuh besar di dunia musik. Bukannya di dunia musik lagi getol-getolnya membrantas pembajakan. lalu jika kebetulan si pembajak seni dan budaya kita itu memberikan keuntungan terhadap pribadi kita, lantas kita menutup mata dan menghalalkan pembajakan itu??
Rasa sayange, Reog ponorogo bukan lagi sebuah kasus politik , tapi itu mencakup seni juga, dan pembajakan yang di gembor-gemborkan musisi kita yang pusing dengan masih maraknya pembajakan di negri sendiri. Anda para musisi boleh mengelak ke ranah politik ketika kasus sipadan dan ligitan. tapi dalam kasus reog maupun lagu rasa sayange seharusnya anda lah yang berada digaris depan sebagai musisi yang menolak pembajakan.
Saya hanya membayangkan, bagaimana jika lagu munjata cinta si ahmad dhani di bajak orang malaysia? apakah si dhani masih bisa bijak merelakan lagunya di bajak karena beralasan tidak mau masuk ke ranah politik . capek deeh
… Royalti dong!
Saran saya buat musisi yang takut kehilangan pasar di malaysia ataupun artis malaysia yang takut kehilangan penggemar di indonesia. Alangkah baiknya anda No coment aja niru si ratu no cement Desi ratnasari. dari pada harus menyalah artikan makna seni, makna jadi orang seni. atau makna musisi. bahkan kadang menuhankan seni. karena seni adalah dunia yang eksklusif.
Komentar-komentar artis maupun musisi yang seolah takut kehilangan pasar di malaysia sudah sangat cukup memprihatinkan. sepertinya sudah ke taraf menjual nasionalisme. sehingga jawabannya pun kadang asal-asalan dan gak mau tau. dan yang menyakitkan lagi pertanyaan seperti ini : “Bagaimana menurut anda tentang kasus terakhir dimana kesenian kita di akui oleh pihak malaysia? di jawab dengan : “saya sih menilai orang malaysia baik-baik ya, apalagi responnya terhadap artis indonesia luar biasa” jawaban yang tidak masuk akal dan gak nyambung. takut kehilangan fans ya mas? , padahal jika mampu maksimal dalam berkarya, pendengar tak akan melihat siapa yang nyanyi . asal enak di denger asik-asik aja . dan berkualitas tentunya. tanpa menjual nasionalisme pun bisa laris manis….
Syukurlah akhirnya malaysia mengakui Reog sebagai kekayaan budaya indonesia. masih banyak kasus yang menanti di depan. termasuk sengketa blok ambalat yang belum menemukan kejelasan. semoga indonesia memiliki delegasi yang handal untuk menghentikan keserakahan tetangga![]()
Perasaan artikel Gue serius amat yah… ![]()
Cek Earning ah… Newbie suka nya ngecek earning


