Berwisata Militer di Bali

December 4, 2007 · Posted in Celoteh 

Adventure Of Baladika

Membaca postingan kawan saya disini , saya jadi sadar , kenyataannya memang demikian. sebagai orang bali saya merasa ada yang tidak umum akhir-akhir ini dengan situasi denpasar . seperti bakal ada sebuah kejadian dahsyat seperti setelah peristiwa bom bali I . Jalan-jalan di kota denpasar di hiasi dengan banyaknya bertebaran bapak-bapak yang menenteng senjata laras panjang, saya berpikir …ternyata tidak harus ke afghanistan atau irak untuk bisa menikmati wisata militer. istilah baru nih

Saya pernah membayangkan jika ada sebuah jasa perjalanan wisata yang membawa kita pada sebuah situasi maupun tempat peperangan. mungkin menurut kebanyakan orang itu konyol. tapi ini mungkin saja bisa terjadi. karena hal yang konyol dan yang tidak masuk akal sering sekali terjadi.

Satu contoh, saja sebuah acara wisata kuliner di televisi . acara yang di suguhkan adalah sebuah tontonan menarik yang membawa kita ikut merasakan nikmatnya kuliner indonesia. malah terkadang tanpa saya sadari selera makan saya bertambah jika sedang menonton acara yang di pandu bapak bondan winarno ini.

Acara yang biasa sebenarnya namun cukup mampu bersaing untuk menjadi populer dengan acara-acara lain, Kesuksesan acara wisata kuliner pak bondan, menginspirasikan kreator-kreator program acara tv untuk menciptakan tayangan atau tontonan yang unik dan tidak biasa, ingin tampil beda konyol dan tidak masuk akal, dan lahirlah sebuah acara yang berjudul wisata kuliner extreme .

Sebuah acara kuliner yang menyajikan makanan-makanan yang bagi saya tidak layak makan. ada sate kucing, sate tikus, soto kelabang, sop berang-berang, dan ini membuat saya mual jika menontonnya. mungkin menarik bagi anda, tapi saya tidak!! .

Inilah yang berkembang pada jaman sekarang ini. sebuah kekonyolan dan ketidak masuk akalan bukan hal yang tidak mungkin. dan kekonyolan kemunduran moral tepatnya, dianggap sebagai sesuatu yang menarik . sebuah istilah salah yang sudah lama mengakar di kepala-kepala manusia kalo tampil beda itu keren. walau tampil beda dengan cara yang konyol. Hal yang tidak biasa itu.. luar biasa!!, dan biasa itu gak asik lagi!!.

Wisata kuliner dari pak bondan winarno itu biasa. kalo wisata extreme kuliner baru luar biasa… ada sate kadal dan lain-lain.. nah apakah hal yang tidak biasa itu keren? silahkan menyikapi sendiri.

Jika wisata kuliner extreme bisa terjadi. kenapa wisata militer atau wisata perang tidak bisa terjadi?? Jadi jangan aneh berfikir jika saya membayangkan sebuah jasa perjalanan wisata militer. karena saya berpikir banyak orang yang menganggap wisata pantai dan wisata hiburan itu biasa. mungkin ada yang ingin hal yang tidak biasa dari wisata yang tenang. ketidak masuk akalan kan mungkin-mungkin saja. tapi saya tidak mendukung ke konyolan dan ketidak masuk akalan itu loh.

Mau latihan militer dulu ah..

Artikel yang Berhubungan:

  1. Wisata Murah Di Bali
  2. ABG Bali
  3. Mahalnya Hidup Di bali
  4. Awas!! Jangan Ke Bali!
  5. 5 jam dalam sandera

Comments

17 Responses to “Berwisata Militer di Bali”

  1. pandi merdeka on December 4th, 2007 11:05 am

    wahh kursus itu wajib ikut latihan militer ya suhu… :bolak-balik: heheh biar dah terbiasa :))

  2. [...] dengan Wisata Militer yang sedikit terkesan menyeramkan, Wisata ini mengambil waktu dan lokasi syuting di Bali ketika [...]

  3. cosa on December 4th, 2007 1:51 pm

    sop lendir termasuk gak yah

  4. jimmy on December 4th, 2007 4:50 pm

    yang paling penting bali tercinta aman sejahtera

  5. brokencode on December 4th, 2007 6:09 pm

    aku gak bisa bawa laptop lagi pake backpack. soalnya pasti distop. “bawa apa ini ?” mau becandain pak polisinya inget perintah tembak tempat. seremmmm …. mana sim ku di tahan banjar entaberanta banjar mana, gara2 kena razia ktp. mencekam ! global warming ternyata juga global warning :P

  6. pandi merdeka on December 4th, 2007 10:32 pm

    Hahahahaa. itu foto yang di posting kayaknya lagi pake seragam wisata militer.
    Sebenarnya udah pernah ada wisata militer sebelumnya, hanya namanya bukan wisata militer. Apa itu? itu lho pengiriman relawan ke afghanistan dan perang teluk. Yang ikut wisata militer itukan sipil yang enggak pernah pegang senjata apalagi senjata berat paling banter nyalain petasan waktu anaknya sunat. Eeeh disuruh jadi relawan perang. Dan panitianya ga berangkat. Dan yang berangkat dibekali seadanya plus doa panitia jihad.Begitu sampai ke afghanistan mereka bingung, karena disuruh cari ketua RT 007 ketaua RTnya bernama Muhammad Taliban. hahahhahahhahha. Kapan bikin wisata militer tuh kostumnya boleh juga. Tar gw yang nyablon deh…hwakakakkaa

  7. goyangan on December 5th, 2007 3:12 am

    aku liat bbrp turis foto bareng om polis yang pada pake kacamata item n bw bedil

  8. bocah on December 5th, 2007 4:52 am

    saya mau daftar akmil nih mas baladika dan para suhu. doakan saya diterima jadi abri :P beneran mode on

  9. pututik on December 5th, 2007 4:53 am

    njijiki itu wisata extreme, bener2 mual beberapa waktu lalu liat sate tikus. Dimakan pula weekkks

  10. Indonesia-Ku on December 5th, 2007 3:09 pm

    oooops, serem bikin mual.

  11. kumpul on December 5th, 2007 7:00 pm

    aya aya wae

  12. pandi merdeka on December 5th, 2007 10:08 pm

    heheheeh hadir lagi nih om ditunggu posting selanjutnya buat di eksekusi :kabur:

  13. Surya on December 5th, 2007 11:45 pm

    Maksudnya wisata militer? Apa bikin paket “Iraq Tour War Limited Edition-Safety at your own risk ? Terus begitu mendarat di Iraq langsung dilarikan ke base camp US Army melalui tempat yang mungkin bisa bertemu dengan Taliban n ditembakin. Sampe Base Camp langsung diajak makan makanan tentara n diajarin menggunakan senjata. Dan seterusnya. Mending nggak ikut lah.

    Let’s make peace not war. Rest in Peace yes, but not Die at War.

  14. ronndar on December 6th, 2007 3:53 am

    Wisata Militer belum pernah terbayangkan ni ama aku. tapi kayaknya si pasti menyeramkan juga yach nihh… Kayak kata masa Surya paket “Iraq Tour War Limited Edition. kayak gitu gmn nggak serem

  15. ronald on December 6th, 2007 3:56 am

    Boleh juga nihh sarang ama mas baladika Kalo kita ntar ada paket wisata militer. Jadi kita bisa paket berperang. Btw siapa yach pesertanya yang mau ikut?

  16. wasis on December 20th, 2007 4:15 am

    Halo Mas,

    Saya wasis, kebetulan satu “payung” dengan Pak Bondan Winarno di Jalansutra, milis di mana Pak Bondan jadi kepala suku.

    Senang mendengar celotehan Anda.Mohon ijin, saya copy paste dan email ke Pak Bondan.

    salam,

    wasis

  17. Baladika on December 20th, 2007 7:23 am

    wah… dengan senang hati dan sangat membuat saya bangga anda mampir ke blog saya yang sangat biasa ini…. :D

Leave a Reply