Rumpian Bu berry dan Bu Rini

November 17, 2007 · Posted in Celoteh 

Budaya sikut menyikut, sindir menyindir sepertinya masih populer bagi kalangan bloger kita. lihat saja duet bu beri dan bu rini yang lagi main sindir-sindiran , Bukan karena bu rini gak gondrong lagi, Tapi karena lagi di sikut mbak pita yang semakin hari semakin menjadi gadis pingitan semenjak di cari-cari member forum

fenomena yang biasa di negri ini. perang dingin sepertinya dianggap lebih sopan dan lebih indonesia katanya. Sebuah sindiran dianggap lebih sopan jika dibanding teguran langsung.

Orang indonesia karakternya memang demikian. gak suka secara langsung dan gamblang mengungkapkan kekesalan. kegondokan dan ketidak sukaan terhadap teman maupun lawan bisnis. mungkin tujuannya agar terlihat lebih sopan dan santun.

Orang indonesia demikian adanya, selalu jengkel di belakang dan lebih suka memendam kekesalan. hal inilah yang mengundang orang keren dan bijak untuk mengompori agar kejengkelan dan kekesalan yang terpendam itu keluar, sehingga rasa berani akan suatu keyakinan pendapat bisa lebih tegas di suarakan dan di pertahankan. Jadi seharusnya budaya gelar tiker bisa di pertahankan oleh orang-orang yang bijak dalam melihat sebuah konflik. Buat Bu beri dan bu Rini berterima kasihlah anda kepada orang-orang yang suka menggelar tiker , karena beliau-beliau itu memacu anda untuk menjadi lebih berani menyuarakan sesuatu yang anda yakini. Atau jangan-jangan cuman jadi kompor

Sebenarnya saya juga demikian. ingin juga memposting sebuah artikel yang mencaci maki seseorang yang suka menjilat. tapi apa daya saya pun orang indonesia juga. biarkan saja si penjilat menjadi penjilat. siapa tau besok-besok dia mau menjilat bagian yang paling sensitif dari saya

Perdebatan boleh berlanjut, perbedaan itu indah silahkan di pertahankan , jangan anda berbalik arah hanya karena malu berdebat. berdebat yang sehat dan sopan tidak harus berakhir dengan kemufakatan . justru kedewasaan dalam bertdebat terletak pada seberapa kuat anda mempertahankan pendapat anda. gelar tiker lagi ah…. sambil Ngopi , udah susah tidur di tambah kopi

Artikel yang Berhubungan:

  1. Bu Tiwi Meriang
  2. Tomblos Mendadak Politis

Comments

12 Responses to “Rumpian Bu berry dan Bu Rini”

  1. Bu Beri on November 17th, 2007 10:01 am

    Ih sembarangan, kok bisa-bisanya saya disebut suka sindir-menyindir. Pokoknya saya gak terima. Tak laporin bu Pita loh ntar.

  2. ronys on November 17th, 2007 10:11 am

    kenapa link bu Rini ke saya ya ??
    ikut gak terima … jangan mentang2 adiknya bu pita dong :P

  3. OknooRap on November 17th, 2007 10:14 am

    wah punyaku kok ga’ di pingpong??

  4. brokencode on November 17th, 2007 11:02 am

    baladika mau undang ibu2 arisan yaaaa ????
    dasar brownies ! eh, masih brondong ding :oops:

  5. robby's on November 17th, 2007 11:29 am

    memang jagonya sentil menyentil lu broo

    salut gua :D

  6. Victor on November 17th, 2007 3:31 pm

    anjing menggonggong… kafilah berlalu :D

  7. Oscar on November 17th, 2007 10:50 pm

    Permisi….Mau info Nih, Dapatkan Gratis $3,5 dari Payloadz.com , ini Bukti
    Pembayaran
    nya setelah 24jam, clik for Free
    Sign Up Now

  8. kumpul on November 18th, 2007 5:46 pm

    absen..doang

  9. Arthur on November 19th, 2007 12:46 am

    Bisa aja looo…

    ===============================================
    Gambar seru, cerita seru, 3gp seru, film blue seru semuanya dari Indonesia, cobain tuh di http://exotic.pussyfier.com

  10. n1ghtfly3r on November 20th, 2007 2:17 pm

    itu siapa yah bu beri?? kok jadi banyak2 ibu2 disini :bingung:

  11. Makna sebuah BH | Blog Pengangguran on November 27th, 2007 9:31 pm

    [...] tumbuh2an bahkan sampai lendir2. Selain sebagai nasehat dongeng ternyata bisa di gunakan untuk menyentil orang2 yg menurut kita tidak sepaham atau bahkan tidak menyenangi kita. Mungkin ini salah satu [...]

  12. timon on January 11th, 2008 6:41 pm

    wah punyaku kok ga’ di pingpong??

Leave a Reply