Rumpian Bu berry dan Bu Rini
Budaya sikut menyikut, sindir menyindir sepertinya masih populer bagi kalangan bloger kita. lihat saja duet bu beri dan bu rini yang lagi main sindir-sindiran , Bukan karena bu rini gak gondrong lagi, Tapi karena lagi di sikut mbak pita yang semakin hari semakin menjadi gadis pingitan semenjak di cari-cari member forum
fenomena yang biasa di negri ini. perang dingin sepertinya dianggap lebih sopan dan lebih indonesia katanya. Sebuah sindiran dianggap lebih sopan jika dibanding teguran langsung.
Orang indonesia karakternya memang demikian. gak suka secara langsung dan gamblang mengungkapkan kekesalan. kegondokan dan ketidak sukaan terhadap teman maupun lawan bisnis. mungkin tujuannya agar terlihat lebih sopan dan santun.
Orang indonesia demikian adanya, selalu jengkel di belakang dan lebih suka memendam kekesalan. hal inilah yang mengundang orang keren dan bijak
untuk mengompori agar kejengkelan dan kekesalan yang terpendam itu keluar, sehingga rasa berani akan suatu keyakinan pendapat bisa lebih tegas di suarakan dan di pertahankan. Jadi seharusnya budaya gelar tiker bisa di pertahankan oleh orang-orang yang bijak dalam melihat sebuah konflik. Buat Bu beri dan bu Rini berterima kasihlah anda kepada orang-orang yang suka menggelar tiker , karena beliau-beliau itu memacu anda untuk menjadi lebih berani menyuarakan sesuatu yang anda yakini
. Atau jangan-jangan cuman jadi kompor
Sebenarnya saya juga demikian. ingin juga memposting sebuah artikel yang mencaci maki seseorang yang suka menjilat. tapi apa daya saya pun orang indonesia juga. biarkan saja si penjilat menjadi penjilat. siapa tau besok-besok dia mau menjilat bagian yang paling sensitif dari saya ![]()
Perdebatan boleh berlanjut, perbedaan itu indah silahkan di pertahankan , jangan anda berbalik arah hanya karena malu berdebat. berdebat yang sehat dan sopan tidak harus berakhir dengan kemufakatan . justru kedewasaan dalam bertdebat terletak pada seberapa kuat anda mempertahankan pendapat anda. gelar tiker lagi ah…. sambil Ngopi , udah susah tidur di tambah kopi 
Artikel yang Berhubungan:
Comments
12 Responses to “Rumpian Bu berry dan Bu Rini”
Leave a Reply





Ih sembarangan, kok bisa-bisanya saya disebut suka sindir-menyindir. Pokoknya saya gak terima. Tak laporin bu Pita loh ntar.
kenapa link bu Rini ke saya ya ??
ikut gak terima … jangan mentang2 adiknya bu pita dong
wah punyaku kok ga’ di pingpong??
baladika mau undang ibu2 arisan yaaaa ????
dasar brownies ! eh, masih brondong ding
memang jagonya sentil menyentil lu broo
salut gua
anjing menggonggong… kafilah berlalu
Permisi….Mau info Nih, Dapatkan Gratis $3,5 dari Payloadz.com , ini Bukti
Pembayaran nya setelah 24jam, clik for Free
Sign Up Now
absen..doang
Bisa aja looo…
===============================================
Gambar seru, cerita seru, 3gp seru, film blue seru semuanya dari Indonesia, cobain tuh di http://exotic.pussyfier.com
itu siapa yah bu beri?? kok jadi banyak2 ibu2 disini :bingung:
[...] tumbuh2an bahkan sampai lendir2. Selain sebagai nasehat dongeng ternyata bisa di gunakan untuk menyentil orang2 yg menurut kita tidak sepaham atau bahkan tidak menyenangi kita. Mungkin ini salah satu [...]
wah punyaku kok ga’ di pingpong??