9 bulan ternyata bukan waktu yang cukup untuk membuat aktor gaek Roy marten menjadi jera terhadap sabu-sabu. banyak dari kita berfikir, setelah Roy Marten bebas dari hotel prodeo beberapa bulan lalu, Akan menjadikan dia memusuhi narkoba yang menghancurkan karier nya. tak hanya kita, bahkan Badan Narkotika Nasional pun seolah kecolongan , karena menjadikan Roy Marten sebagai salah satu contoh orang yang sukses melepaskan diri dari jeratan narkoba. ? Anda heran dengan si Roy marten?

Bagi orang yang berbuat bodoh dan tolol biasanya orang “bijak” berpesan “janganlah pernah menjadi keledai”.

Kenapa keledai? kok bukan monyet atau kerbau aja? karena konon katanya binatang yang namanya keledai ini sangatlah bodoh dan tolol.
saya tidak mengetahui kebenarannya , karena semenjak saya lahir belum pernah melihat langsung kebodohan seekor keledai, atau jangan-jangan manusia lebih bodoh dari keledai. Kenyataannya kadang kita berkali-kali melakukan kesalahan yang sama, tidak hanya 2 kali seperti keledai. jadi baiknya pepatah itu di ganti menjadi ” Jangan pernah malu menjadi keledai” karena manusia memang tempatnya lupa dan salah.

Saya tidak ingin membenarkan,ataupun membela ke”patal”an yang di lakukan seorang Roy marten. tapi hanya mengingatkan kadang kita terlalu naif dan narsis menjadi manusia. Kasihan keledai harus menjadi Ikon kebodohan. padahal kadang kita lebih bodoh dari keledai.

Sekarang… masih malukah menjadi seperti keledai??

PS. Keledai belum sempet maen ping pong , Makasih yang udah baik hati main ping pong ke? blog? saya? ini? .? pingpong? saya? segera? menyusul