“Tong kosong nyaring bunyinya, Hati-hati janji si nol , Rp. 0, cuman 3 menit”
Kalimat diatas adalah sebuah iklan sindiran perusahaan seluler (xl) terhadap perusahaan selular lain(mentari) yang katanya berani membanting harga pulsa hingga Rp.0, Kalimat iklan xl itu biasa kita jumpai di surat khabar harian. Dan media cetak lain.
Sentil menyentil, sindir menyindir dalam sebuah iklan adalah hal yang sangat biasa. Lihat saja iklan obat nyamuk HIT dan baygon. lalu ada saling sentil antara iklan sabun cuci , dan masih banyak lagi , semua mengaku menjadi no 1 dan kompetitor mereka adalah yang nomer 2. Ada yang lebih extreme lagi persaingan iklan antara coca cola dengan pepsi. Namun iklan itu dilarang edar, karena terlalu melecehkan kompetitornya sehingga tidak di temukan lagi suatu persaingan yang sehat dalam berkompetisi merebut pasar.
Dalam dunia blogger, sindir menyindir mungkin gak ada aturannya. Sehingga hanya jalan pintas yang bisa membalas kekesalan yang tidak terbalas, dengan cara mengirim virus, ataupun meng hack website yang dianggap telah melecehkan. Atau dengan trik-trik lain (bahasa hacker saya gak faham). Namun cara ini hanya terbatas bagi yang memiliki kemampuan saja yang bisa melakukannya. Bagi yang gak bisa yah…
pasrah seperti saya yang di sentil Bos Adsense dengan sebutan sang suka pamer cek![]()
Tapi kini mungkin cerita bisa berbeda. Ini ada cerita, mungkin juga bisa menjadi pengalaman dan pelajaran yang cukup menarik untuk kita ambil hikmahnya. cerita dari teman saya. Yang bercerita. tentang cerita temannya punya kawan, katanya kawannya itu punya kawan lagi ,pernah sempat akan dilaporin polisi , akibat iseng membuat sebuah artikel maupun tulisan yang menyudutkan personal dan perusahaan dari kawannya temennya yang lain, Karena katanya sih undang-undang tentang cyber crime sudah disahkan pemerintah (saya sih belum pernah denger) Sehingga perbuatan yang tidak menyenangkan maupun pembunuhan karakter seperti di dunia nyata bisa dituntut dan ajukan ke pengadilan.
Namun sebelum semua berakhir ke meja hijau ataupun berurusan dengan pihak berwajib. Sang kawannya temen saya dan kawannya saya punya teman itu akhirnya berdamai dan sepakat walau dengan tidak merubah sedikitpun pendapat maupun prinsip masing-masing. Wah salut deh buat kalian berdua. Walaupun tidak menemukan titik temu. Namun mampu berdamai… keren euy….
Suatu pemandangan yang tidak mungkin di dunia nyata. Hebat ya temenya kawan saya yang punya kawan itu.
Beginilah blogger, tidak ada kata musuh dari sesama kita. Kalo kita tidak suka katakan tidak. Kalo suka katakan suka. Jangan malu-malu, toh juga ujung-ujungnya saya yang akan gelar tiker di barisan pertama sebagai penonton yang setia.![]()
Kembali lagi ke soal iklan. Kenapa setiap iklan mengaku menjadi no 1 di pasarnya? Bukankah kelas nomer 2 masih banyak yang cari? Apa harus menjadi no 1 dulu baru bisa merajai pasar? tanya kennapa?![]()
Nah apakah saya akan mengajukan cosa aranda ke pengadilan karena telah mencemarkan nama baik saya yang baru aja membaik, jawabannya tidak!!. Karena temennya sahabat saya dan temennya kawan saya om brokencode mewanti-wanti saya agar menggunakan jalur diplomasi dulu sebelum melangkah lebih jauh. Apalagi om cosa aranda sudah berbaik hati memberikan saya Cuma-Cuma 5 buah domain dot cn . sebuah pertimbangan yang cukup untuk saya tidak menggugat beliau
.
Kembali ke masalah iklan. Kenapa harus mengaku menjadi no 1 kalo masih ada yang sama? Mengapa harus menjadi yang terbaik kalo cuman plagiat? Plagiat?? Apaan tuh?? Saya aja gak ngerti, nanya sama brokencode dulu ah…. Ehh gak jadi nanya barusan mampir di forum ini , eh… langsung aja pengen gelar tiker ada om rony sama pogung hehehehe seru euy… gelar tiker 


